Tanda-tanda Baca

(Hlm. 95-99)

Tanda-tanda baca adalah tanda-tanda dalam penulisan untuk membantu rincian dan pengaturan yang mampu membantu pembaca dalam memahaminya.

Tanda-tanda baca antara lain:

Koma ( , ), titik koma ( ; ), titik ( . ), Dua titik ( : ), Tanda tanya ( ? ), Tanda ta’ajjub ( ! ), Tanda petik ( “ ), strip ( – ), dua garis ( — ), tanda kurung ( ), tanda hapus (… ).

Koma ( , )

Koma diletakkan:

a. Antara kalimat-kalimat yang tersusun dari kalimat-kalimat tersebut kalimat yang sempurna.

Contoh:

إِنَّ الشَّخْصَ التَّقِيَّ, يَخَافُ اللهَ, وَلَا يُؤْذِي أَحَدًا, وَلَا يَظْلِمُهُ

Sesungguhnya sosok yang bertakwa itu, takut kepada Allah, tidak menyakiti seorang pun, dan tidak menzaliminya.

b. Antara kata-kata yang sendirian dan bersambung dengan kata-kata lain serta menjadikannya menyerupai kalimat.

Contoh:

وَلِلهِ مَا في السَّموَاتِ, وَمَا فِي الْأَرْضِ

Dan hanya milik Allah-lah segala yang di langit, dan segala yang dibumi.

c. Antara jenis sesuatu dan pembagiannya.

Contoh:

أَدَوَاتُ النِّدَاءِ هِيَ: يَا, أَيَا, هَيَا, أَيْ, اَلْهَمْزَةُ.

d. Setelah lafadz munada.

Contoh:

يَا عَلِيُّ, كُنْ طَمُوحًا

Wahai Ali, bersemangatlah kamu!

Titik Koma ( ; )

Titik koma diletakkan:

a. Antara kalimat-kalimat yang panjang.

Contoh:

إِنَّ النَّاسَ لَا يَنْظُرُونَ إِلَى الزَّمَنِ الَّذِي عُمِلَ فِيهِ ؛ وَإِنَّمَا يَنْظُرُونَ إلَى مِقْدَارِ جُودَتِهِ

Sesungguhnya manusia tidak melihat ke lamanya bekerja; tetapi hanya melihat kepada seberapa besar kualitasnya.

b. Antara dua kalimat yang salah saunya mejadi sebab bagi yang lain.

Contoh:

إِنِّي لَصَادِقٌ فِيمَا أَقُولُ ؛ إِذْ لَا أَعْرِفُ الْكَذِبَ إِطْلَاقًا

Aku benar-benar jujur dalam ucapanku; karena aku tidak mengenal dusta sama sekali.

Titik ( . )

Titik diletakkan:

a. Setelah kalimat sempurna.

Contoh:

.لِكُلِّ عَالِمٍ هَفْوَةٌ, وَلِكُلِّ جَوَّادٍ كَبْوَةٌ

 Setia ulama bisa tergelincir, dan setiap kuda bisa terpeleset.

Dua Titik ( : )

Dua titik diletakkan:

a. Antara sesuatu yang global dan rinciannya.

Contoh:

اَلْكَلِمَةُ: اِسْمٌ وَفِعْلٌ وَحَرْفٌ.

b. Antara qaul atau yang semakna.

Contoh:

(قُلْتُ لَهُ: (إِلَى الْمُلْتَقَى

Aku katakan padanya: “Sampai jumpa.”

Tanda Tanya ( ? )

Tanda tanya diletakkan:

a. Pada akhir kalimat tanya.

Contoh:

مَا شَكْوَاكَ؟

Apa keluhanmu?

كَيفَ حَالُكَ؟

Tanda Ta’ajjub ( ! )

Tanda ta’ajjub diletakkan:

a. Pada akhir kalimat yang dianggap mengagumkan, dahsyat, sesuatu yang menyenangkan atau yang menyedihkan.

Contoh:

!مَا أَشَدَّ خضرَةَ الزَّرْعِ

Betapa hijau tanaman ini!

!عَجَبًا لِمَا تَقُولُ

Betapa mengherankan apa yang engkau katakan!

!سَرَّنِي نَجَاحُكَ

Keberhasilanmu membahagiakan aku!

!سَاءَنِي إِهْمَالُ أَخِيكَ

Sikap saudaramu yang mengabaikan menyakitkan aku.

Tanda Petik ( “ “ )

Antara dua tanda petik diletakkan:

a. Kutipan kalimat persis dengan teksnya.

Contoh:

“قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ : “اَلْبَيِّنَةُ عَلَى مَنِ ادَّعَى وَالْيَمِينُ عَلَى مَنْ أَنْكَرَ

Umar bin Khaththab berkata: “Bukti diharuskan bagi yang mengaku-aku, dan sumpah bagi yang mengingkari”.

Strip ( – )

Strip diletakkan:

a. Setelah bilangan di awal paragraf.

Contoh:

يَكُونُ الْاِسْمُ مَجْرُورًا:

1 – بَعْدَ حَرْفِ جَرٍّ

2 – إِذَا كَانَ مُضَافًا إِلَيهِ

3 – إِذَا كَانَ تَابِعًا لِاسْمٍ مَجْرُورٍ

b. Antara dua rukun kalimat apabila rukun pertama panjang.

Contoh:

.إِنَّ الْجُنْدِيَّ الشُّجَاعَ الْمُؤْمِنُ بِرَبِّهِ وَوَطَنِهِ – يَسْتَحِقُّ الثَّنَاءَ

Sesungguhnya tentara yang berani dan beriman kepada Tuhannya dan negaranya-pantas mendapat pujian.

Dua Garis ( – – )

Antara dua garis diletakkan:

a. Kalimat-kalimat atau ungkapan-ungkapan sisipan.

Contoh:

.عَلَينَا – أَبْنَاءَ الْعَرَبَ- أَنْ نُوَحِّدَ صُفُوفَنَا

Wajib bagi kami – keturunan arab- untuk menyatukan barisan kami.

Dua Kurung ( )

Antara dua kurung ditulis:

a. Kalimat-kalimat sisipan yang tidak ada hubungan konteks.

Contoh:

…وَصِيَّةُ عُمَرَ (رَضِيَ اللهُ عَنْهُ) لِلْأَشْعَرِي

Tanda Hapus (…)

Tanda hapus diletakkan di posisi kalimat yang dihapus.

Contoh:

:أَكْمِلْ مَا يَأْتِي بِخَبَرِ مُنَاسِبِ

…اَلْمُهَنْدِسُونَ

Sempurnakanlah yang berikut ini dengan khabar yang sesuai:

Para insyinyur…

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s