Mashdar Sharih dan Mashdar Muawwal

(Hlm. 36-37)

8. Mashdar Sharih dan Mashdar Muawwal

Terkadang mashdar disebutkan dengan lafadznya ketika dalam suatu kalimat. Kemudian dinamakan mashdar sharih (sebagaimana dalam contoh-contoh yang lalu). Terkadang juga tidak disebutkan dengan lafadznya, tetapi bisa dipahami dari susunan kalimat. Ketika itu dinamakan mashdar muawwal.

Mashdar muawwal tersusun dari:

  1. أَنْ + فِعْل

Contoh:

أُرِيدُ أَنْ أُقَابِلَكَ

Aku ingin bertemu dengan kamu.

(Yaitu

أُرِيدُ مُقَابَلَتَكَ)
  1. مَا + فِعْل

Contoh:

يَسُرُّنِي مَا عَمِلْتَ

Menyenangkan aku apa yang engkau kerjakan.

(Yaitu:

يَسُرُّنِي عَمَلُكَ )
  1. أَنَّ + اِسْمُهَا + خَبَرُهَا

Contoh:

هَدَفَهُ أَنَّهُ يَنْجَحُ فِي الْاِمْتِحَانِ

(Yaitu:

هَدَفَهُ نَجَاحُهُ فِي الْاِمْتِحَانِ)

Mashdar muawwal dii’rab seperti i’rabnya mashdar sharih yang ia tempati, sehingga mashdar muawwal bisa menjadi mubtada’, khabar, fa’il, naibu fa’il atau maf’ul bih.

Contoh:

أَنْ تَتَّحِدُوا أَكْرَمُ لَكُمْ

Kalian bersatu lebih mulia bagi kalian.

( أَنْ : Huruf mashdari dan nashab – تَتَّحِدُوا : Fi’il mudhari’ manshub dengan hadzfun nun, wawu sebagai fa’il, mashdar muawwal dari أَنْ + فِعْل pada posisi rafa’ sebagai mubtada’)

Contoh:

يَسُرُّنِي أَنْ يُطِيعَ الْوَلَدُ أَبَاهُ

Menyenangkan aku anak itu mentaati ayahnya.

(أَنْ : Huruf mashdari dan nashab – يُطِيعَ : Fi’il mudhari’ manshub dengan fathah – الْوَلَد : Fa’il marfu’ dengan dhammah. Mashdar muawwal

dari أَنْ + فِعْل fa’il bagi يَسُرُّنِي)

Contoh:

عُرِفَ أَنَّكَ كَرِيمٌ

Telah diketahui bahwa kamu mulia.

  1. ( أَنَّ : Huruf taukid dan nashab, Kaf dhamir mabni atas fathah pada posisi nashab isim anna – كَرِيمٌ : Khabar amma marfu’ dengan dhammah. Mashdar muawwal dari أَنَّ + اِسْمُهَا + خَبَرُهَا sebagai naibu fa’il bagi عُرِفَ)

Contoh:

أَوَدُّ أَنْ تُخْلِصَ فِي عَمَلِكَ

Aku berharap engkau ikhlas dalam amalanmu.

( أَنْ : Huruf mashdari dan nashab – تُخْلِصَ : Fi’il mudhari’ manshub dengan fathah, fa’ilnya dhamir mustatir tersiratnya أَنْتَ. Mashdar muawwal dari أَنْ + فِعْل adalah maf’ul bih bagi fi’il أَوَدُّ)[1]

[1] Lebih lengkapnya lihat tulisan kami, Mashdar Muawwal.

4 respons untuk ‘Mashdar Sharih dan Mashdar Muawwal

  1. Ida Fitriani berkata:

    masih bingung cara merubah mashdar muawwal k mashdar sharih. tolong rumusnya. jazaakillahu khoiron

    • Untuk lebih jelasnya bisa dibaca tulisan khusus tentang mashdar muawwal di blog ini juga.

      وجزاك الله خيرا

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s