Isim yang menjadi Fa’il

(Hlm.43-44)

  1. Fa’il bisa berupa:

a. Isim mu’rab, sebagaimana pada contoh-contoh yang telah lewat.

b. Isim mabni ( dhamir, bariz ataupun mustatir, isim isyarah, isim maushul dan seterusnya).

Contoh:

جَلَسْتُ

Aku telah duduk.

( Ta’ adalah dhamir mabni pada posisi rafa’ fa’il)

الرَجُلُ حَضَرَ

Laki-laki itu telah hadir.

( الرَجُلُ : Mubtada’ marfu’ dengan dhammah)

( حَضَرَ : Fi’il madhi, fa’ilnya dhamir mustatir tersiratnya هو, kalimat ini sebagai khabar mubtada’)

نَجَحَ هذَا الطَّالِبُ

Pelajar ini telah berhasil.

( هذا : Isim isyarah pada posisi rafa’ fa’il)

جَاءَ الَّذِي كَتَبَ

Orang yang menulis itu telah datang.

( الذِي : Isim maushul mabni pada posisi rafa’ fa’il)

Akan datang pembahasan tentang hal ini dalam pembahasan isim mabni pada pasal ke dua.

c. Mashdar muawwal yang tersusun dari أَنْ + fi’il atau أَنَّ + isimnya + khabarnya.[1]

Contoh:

يَنبَغِي أَنْ تَفُوزَ

Mestinya engkau menang.

(Yaitu: يَنبَغِي فَوزُكَ)

Mashdar muawwal dari أَنْ dan fi’il ( فَوزُكَ ) adalah fa’il bagi fi’il يَنبَغِي.

سَرَنِي أَنَّكَ نَجَحْتَ

Engkau berhasil menyenangkan aku.

(Yaitu:  سَرَنِي نَجَاحُكَ )

Mashdar muawwal dari  أَنَّ , isimnya dan khabarnya yaitu ( نَجَاحُكَ ) adalah fa’il bagi سَرَنِي.

Akan datang pembahasan mashdar muawwal pada juz ke dua kitab ini di bab mashdar.

 

[1] Lihat pembahasan Mashdar Muawwal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s