Penggolongan Kana dan Saudaranya

(Hlm. 36-37)

  1. Kana dan saudara-saudaranya semua adalah fi’il.

Menurut  tashrif-nya, kana dan saudara-saudaranya terbagi menjadi 3:

a. Fi’il yang terdapat mudhari‘ dan amr-nya, yang kesemuanya itu beramal seperti fi’il madhi-nya.

Yaitu:

(كَانَ – أَصْبَحَ – أَضْحَى – ظَلَّ – أَمْسَى – بَاتَ – صَارَ)

Contoh:

يَظِلُّ العَامِلُ مُكِبّاً عَلَى عَمَلهِ

Pada siang hari pekerja sibuk dengan pekerjaannya. (Fi’il mudhari‘)

كُونُوا يَداً وَاحِدَةً

Jadilah satu tangan (bersatulah)! (Amr)

ما كَانَ زَيدٌ قَائِماً

Fi’il-fi’il ini boleh juga didahului oleh nafi.

Contoh:

ما كَانَ زَيدٌ قَائِمًا

Zaid tidak berdiri.

لَمْ تُصْبِحِ الشَجَرَةُ مُثْمِرَةً

Pohon itu pada pagi hari belum berbuah.

b. Fi’il yang ada mudhari’-nya saja tanpa amr dan beramal seperti madhi-nya.

Yaitu semua fi’il istimrar:

(مَا زَالَ ـ مَابَرِحَ ـ مَا انْفَكَّ ـ مَا فَتِئَ)

Fi’il-fi’il ini selalu didahului oleh penafi.

Contoh:

لَا يَزَالُ السَّلاَمُ أَمَلاً مُحَبِّباً

Keselamatan selalu menjadi angan-angan yang disenangi.

لَمْ يَنْفَكَّ الطِّفْلُ يَبْكِي

Anak itu masih menangis.

c. Fi’il jamid, fi’il yang tidak ada mudhari’ dan amr-nya.

(Yaitu:ليس  dan  ما دام)

( ما) yang mendahului ( دام ) ini dinamakan ma mashdariyah zharfiyyah[1].  ما دام ini disyaratkan harus didahului oleh kalimat.

Contoh:

لَنْ يَنتَصِرَ العَدُوُّ مَا دامَ التَّعَوُّنُ قَائِماً

Musuh tidak akan menang selama tolong-menolong ditegakkan.

[1] Lihat pembahasan Mashdar Muawwal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s