Catatan

(Hlm. 20-22)

Berikut ini adalah sekilas definisi bagi sebagian istilah-istilah umum yang akan disebut-sebut di awal kitab. Perlu diketahui bahwa penjelasan lengkapnya akan dirinci pada tempatnya.

  1. Isim Nakirah

Setiap isim yang belum menunjukkan sesuatu yang tertentu (isim yang masih global).

Contoh:

رَجُلٌ – أَسَدٌ – مَدِينَةٌ – نَهْرٌ – إلخ….

Seorang pria – Seekor singa – Sebuah kota – Sebuah sungai dan seterusnya…

  1. Isim Ma`rifah

Setiap isim yang telah menunjukkan kepada sesuatu yang tertentu dengan sendirinya. Jenis-jenis isim ma`rifah adalah:

Dhamir :

Contoh:

أَنَا, أَنْتَ, هُوَ …

`Alam :

Contoh:

مُحَمَّدٌ, القَاهِرَةُ …

Muhammad, Kairo …

Ismul Isyarah :

Contoh:

هذا, هؤلَاء …

Ismul Maushul :

Contoh:

الَّذِي, اَّلذِينَ …

Al Mu`arraf bi (( ال )) (Yang dima’rifahkan dengan (( ال )):

Contoh:

الرَّجُلُ, الأَسَدُ, المَدِينَةُ, النَّهْرُ إلخ…

Pria itu, singa itu, kota itu, sungai itu dan seterusnya…

Al Mudhaf  ila Al Mu`arraf bi (( ال )) [1] :

Contoh:

كِتَابُ الطَّالِبِ, سُوَرُالحَدِيقَةِ …

Al Munada al-Maqshud Ta`yinuhu :

Contoh:

يَا مُنَاضِلُ

Wahai pemanah!

  1. Tanwin

Nun sukun yang tidak tertulis tapi terucap di akhir isim nakirah[2] dan tertulis dengan dua dhammah, dua fathah atau dua kasrah.

Contoh :

جَاءَ رَجُلٌ

Seorang lelaki telah datang.

رَأَيتُ رَجُلًا

Aku melihat seorang lelaki.

مَرَرْتُ بِرَجُلٍ

Aku melewati seorang lelaki.

  1. Isim Mufrad

Isim mufrad adalah setiap isim yang menunjukkan satu laki-laki atau satu perempuan. Contoh :

وَلَدٌ

Satu anak laki-laki

فَتَاةٌ

Satu pemudi

  1. Isim Mutsanna

Setiap isim yang menunjukkan dua laki-laki atau perempuan dengan menambahkan alif dan nun atau ya` dan nun kepada isim mufrad.

Contoh:

وَلَدَانِ, وَلَدَينِ

Dua anak laki-laki

فَتَاتَانِ, فَتَاتَينِ

Dua pemudi.

  1. Jama`

Setiap isim yang menunjukkan lebih dari dua laki-laki atau perempuan. Jama` ada 3 jenis:

a. Jama` Muzdakkar Salim: Dengan menambahkan wawu dan nun atau ya` dan nun kepada isim mufrad. Contoh:

مُهَنْدِسُونَ, مُهَنْدِسِينَ

Para insinyur.

b.  Jama` Muannats Salim : Dengan menambahkan alif dan ta` kepada isim mufrad. Contoh:

مُهَنْدِسَاتٌ

Para insinyur wanita.

c. Jama` Taksir: Dengan merubah bentuk mufradnya. Contoh:

رِجَالٌ

Para lelaki

مَيَادِينُ

Lapangan-lapangan

قُضَاةٌ

Para Hakim

  1. Mashdar

Isim yang menunjukkan kepada suatu makna tanpa berkaitan dengan waktu  dan tersusun dari huruf-huruf fi`il.

Contoh:

حَضَرَ, حُضُورًا

(حُضُورًا : Mashdar)

طَلَعَ, طُلًوعًا

(  طُلًوعًا: Mashdar)

Mashdar ada dua:

– Mashdar sharih, sebagaimana dalam dua contoh di atas.

– Mashdar muawwal, yaitu setiap istilah yang tersusun dari:  

أَنْ  + fi`il

atau :

أَنَّ + isimnya + khabarnya

yang bisa dita`wil kepada mashdar sharih.

Contoh:

أَرْجُو أَنْ تَحْضُرَ

Yaitu:

 (أَرْجُو حُضُورَكَ)

Aku berharap engkau hadir

Yaitu:

(Aku berharap kehadiranmu)

أَتَمَنَّى أَنَّ الشَّمْسَ طَالِعَةٌ

Yaitu:

(أَتَمَنَّى طُلُوعَ الشَّمْسِ)

Aku berangan-angan matahari tebit

Yaitu:

(Aku berharap terbitnya matahari)[3]

  1. Fi`il Madhi

Fi`il madhi adalah setiap fi`il yang menunjukkan kejadian sesuatu sebelum waktu berbicara. Contoh:

دَرَسَ

Dia telah belajar.

تَقَدَّمَ

Dia telah maju.

  1. Fi`il Mudhari`, yaitu setiap fi`il yang menunjukkan kejadian sesuatu pada waktu berbicara atau setelahnya. Contoh:

يَدْرُسُ

Dia sedang/akan belajar.

يَتَقَدَّمُ

Dia sedang/akan maju.

10. Fi`il Amr, yaitu setiap fi`il yang dipakai untuk menuntut terjadinya sesuatu setelah waktu berbicara.

Contoh:

اُدْرُسْ

Belajarlah!

تَقَدَّمْ

Majulah!

11. Huruf Illat

Huruf illat adalah alif, wawu dan ya`.

[1] Lebih tepat apabila dikatakan ” Isim Mudhaf  ila Ma`rifah”  (Lihat Kitab Qotrun Nada, Syudzuru Adz-dzahab, Al Kawakib ad Durriyyah dan lain-lain). Bahkan dalam juz ke dua kitab ini juga demikian (hal. 13)
[2] Bisa juga masuk ke isim ma`rifah, contoh:

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ

(Al Fath: 29)
Lafadz Muhammad bertanwin padahal ma`rifah.
[3] Pembahasan selengkapnya lihat Mashdar Muawwal.

4 respons untuk ‘Catatan

  1. Wahyu ainul yaqin berkata:

    Maksud dari jamak mudzakkar salim tidak boleh murakkab itu bagaimna ust…….???

    Mohon jawabanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s